Cara Menutup Utang Kartu Kredit


Keinginan untuk melunasi utang kartu kredit adalah suatu tujuan finansial yang harus selalu diberi semangat. Setelah utang kartu kredit lunas, Anda akan memiliki keleluasaan menabung dan berinvestasi. Hal yang terkadang memberatkan pemilik utang kartu kredit adalah adanya biaya bunga yang harus dibayarkan atas sisa utang. Meski pun saat ini Bank Indonesia telah menetapkan aturan suku bunga maksimal 2,95% per bulan dan tidak diperbolehkannya ada sistem bunga-berbunga, namun untuk transaksi masa lampau mungkin saja masih mengikuti kebijakan lama.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan:
Pertama, hubungi pihak bank penerbit kartu kredit. Ajukan permohonan untuk program stop bunga dan penutupan kartu kredit. Hentikan dulu penggunaan kartu kredit agar Anda tidak memiliki tambahan beban utang yang harus dibayarkan.

Kedua, fokus melakukan pelunasan utang dan usahakan membayar tagihan lebih besar dari jumlah minimum. Pelunasan utang harus bersumber dari uang penghasilan bulanan, bukan dari penarikan tunai kartu kredit yang lain. Saat ini, Anda bisa alokasikan maksimal 15% dari penghasilan apabila Anda masih punya cicilan lain seperti KPR.

Ketiga, lakukan penjualan aset yang sudah tidak digunakan, misalnya jam tangan, alat elektronik atau gadget, agar Anda mempunyai dana tunai untuk mempercepat pelunasan utang kartu kredit.

Segera miliki asuransi kesehatan. Saat ini, sudah ada alternatif asuransi kesehatan yang ekonomis dari pemerintah seperti BPJS Kesehatan. Tujuannya agar keuangan keluarga Anda tetap terlindungi meski ada musibah sakit. Sehingga, Anda tidak perlu menggunakan kartu kredit untuk menutup biaya kesehatan. Live a Beautiful Life!